12 Tips Lebih Sabar di Tempat Kerja dan Keseharian

Isi Artikel
“Di balik kesabaran, pasti ada hikmahnya” pepatah ini pasti pernah kamu dengar dan ternyata benar adanya lho. Dengan tips lebih sabar ini, kamu jadi bisa membangun relasi dan menciptakan kantor yang positif.
Rekan kerja ya

Isi Artikel

“Di balik kesabaran, pasti ada hikmahnya” pepatah ini pasti pernah kamu dengar dan ternyata benar adanya lho. Dengan tips lebih sabar ini, kamu jadi bisa membangun relasi dan menciptakan kantor yang positif.

Rekan kerja yang berbicara dengan volume keras, bos yang selalu memberikan revisi, hingga lamanya kamu terkena macet dalam perjalanan.

Pasti ada saja hal yang membuatmu kehilangan kesabaran. Meski begitu, kamu tetap harus tahu bagaimana cara meresponsnya dengan baik.

Sebelum kamu merasa frustasi dan membuat keputusan yang merugikan diri, yuk, simak tips dari Glints selengkapnya.

Tips Lebih Sabar

Glints sudah rangkum tips lebih sabar dalam keseharian dan tempat kerja dari Better Up, Indeed, dan Inc untuk kamu di bawah ini.

Saat berada dalam situasi yang menjengkelkan, coba untuk pikirkan hal apa yang membuat kamu terganggu.

Dengan mengidentifikasi masalah, kamu jadi lebih tahu bagaimana cara merespons dan menghadapinya.

Contohnya, kamu meminta atasan untuk mengecek pekerjaan yang kamu selesaikan. Setelah 2 jam, belum ada balasan dari atasan, padahal jam pulang kerja sudah mendekat.

Nah, coba cari tahu apakah atasan sedang ada meeting atau pekerjaan dengan urgensi yang lebih tinggi.

Jika iya, maka kamu bisa menenangkan diri dengan meninggalkan kantor lebih awal dan melakukan follow up di keesokan hari.

Jadi jangan berkutat pada waktu sekarang dan harus mendapatkan balasan secepatnya saja.

Terkadang, dalam keseharian kamu akan merasa terganggu dan frustasi karena pekerjaan.

Akan lebih baik jika kamu bisa mengetahui apa yang kamu rasakan dan hal yang mengurasa kesabaran.

Melatih mindfulness akan membuat kamu lebih sabar karena membantu kamu lebih fokus, tidak terburu-buru, dan mengurangi stres.

Orang yang menunjukkan rasa syukurnya cenderung bisa mengatasi rasa kecewa dengan lebih baik, sehingga mereka jadi lebih sabar. 

Jika kamu ingin lebih sabar coba untuk memikirkan sesuatu yang kamu syukuri saat mulai frustasi dan tidak sabar.

Tips ini membantu kamu untuk lebih tenang dan bisa membuat keputusan yang lebih baik. 

Memang sederhana, untuk menjadi lebih sabar, kamu bisa mencoba lebih santai dalam menghadapi masalah.

Bukan berarti kamu langsung meninggalkan masalah dan tak menyelesaikannya, ya.

Glints ingin kamu berhenti sejenak dan menarik napas yang dalam untuk mencoba menenangkan hati serta pikiran. 

Saat kamu lebih santai dan tenang, perasaan tidak sabar akan perlahan menghilang. 

Setiap orang cenderung memiliki hal-hal yang mendistraksi diri dari hal yang sebenarnya penting.

Salah satu cara menghilangkan stres dan lebih sabar adalah dengan berhenti melakukan hal tersebut.

Luangkan waktu di pagi hari sebelum memulai kegiatan untuk melihat jadwal dan membuat prioritas pekerjaan yang harus diselesaikan.

Sebuah studi yang dirilis oleh SAGE Journal menjelaskan bahwa tips terbaik untuk melatih kesabaran adalah dengan membuat kamu menunggu.

Lebih lanjut, menunggu untuk merespons atau bertindak akan membuatmu lebih tenang dan sabar.

Jadi kamu tak gegabah dalam menghadapi masalah atau kekecewaan.

Kemampuan active listening dapat membantu kamu untuk memahami perspektif orang lain dengan lebih baik.

Ini akan membantu kamu lebih mudah bertoleransi, sabar, dan tidak egois.

Contohnya, saat ada rekan kerja memberi penjelasan, dengarkan dengan aktif agar tidak terjadi kesalahan dalam pekerjaan.

Nah, nantinya kamu juga akan lebih tenang karena masalah yang muncul akan mudah untuk dihadapi.

Kamu bisa meningkatkan manajemen stres dengan berlatih untuk mengidentifikasi yang kamu rasakan terlebih dahulu.

Selain itu, kamu bisa melakukan aktivitas yang membantu mengurangi stres.

Rajin berolahraga dan memiliki rutinitas yang sehat akan membantu mengurangi stres serta berdampak pada meningkatnya kesabaran.

© Freepik.com

Mempertimbangkan perspektif orang lain adalah tips paling baik untuk membuat kamu lebih sabar.

Misalnya, kamu stres karena deadline yang sudah dekat sehingga kehilangan kesabaran saat rekan kerja bekerja lebih lambat dari biasanya. 

Ingatkan diri sendiri bahwa deadline itu dihadapi oleh semua orang, bukan hanya kamu. Kemudian, rekan kerjamu memang mengalami kesulitan atas tugasnya.

Maka, saat kamu sudah selesai dengan deadline atau untuk mengejarnya, kamu bisa coba untuk menawarkan bantu ke rekan kerja.

Menyesuaikan fokus dan tujuan yang kamu miliki akan membantu mengatasi perasaan terburu-buru dan tidak sabar.

Nah, saat kamu mulai merasa tidak sabar, coba terapkan tips ini.

Lebih berfokus pada tujuan jangka pendek dan realistis akan membantumu lebih tenang dalam menyelesaikan masalah.

Dalam pekerjaan, penting untuk mengapresiasi keberhasilan kecil yang kamu capai. 

Selain menjaga motivasi, kamu juga mengembangkan kebiasaan baik untuk mengapresiasi usaha rekan kerja juga.

Kebiasaan baik ini akan meningkatkan kualitas hubungan dengan rekan kerja dan membantu kamu lebih sabar di tempat kerja.

Jika kamu kesulitan mengelola kesabaran di tempat kerja, kamu bisa meminta bantuan.

Kamu bisa meminta tips dari atasan yang sudah lebih berpengalaman dalam mengelola pekerjaan berat atau sebuah tim.

Coba lakukan observasi pada tim dan tempat kerja sehingga kamu bisa memahami perspektif mereka dengan lebih baik. 

Itu dia tips untuk lebih sabar di tempat kerja yang bisa kamu terapkan.

Dengan lebih sabar, pekerjaan akan tetap selesai dan hubungan dengan rekan kerja akan lebih berkualitas.

Selain tips sabar, masih ada banyak tips yang membantumu sukses di tempat kerja.

Nah, Glints sudah siapkan kumpulan artikelnya, lho! Cek dan baca ragam artikelnya secara gratis di sini, yuk!

Seberapa bermanfaat artikel ini?

Klik salah satu bintang untuk menilai.

Nilai rata-rata 5 / 5. Jumlah vote: 1

Belum ada penilaian, jadi yang pertama menilai artikel ini.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Your email address will not be published. Required fields are marked *